Panduan Drive PTMA Modul 1 · Mengenal Google Workspace
1.3 · Mengenal Google Workspace

Mengenal Tampilan Google Drive

Kenali bagian-bagian utama Drive supaya tidak bingung saat mulai memakainya — My Drive, Shared Drive, dan Trash itu apa bedanya?

⏱️ 3 menit baca 💻 Laptop & HP
Ilustrasi resmi Google Workspace Learning Center tentang Shared Drive
Kapan skenario ini dipakai?
Contoh kasus: Pak Andi baru pertama kali membuka Drive dan bingung — ada menu "My Drive", ada juga "Shared Drives". File RPP pribadinya sebaiknya disimpan di mana? Halaman ini menjawabnya.
Analoginya begini
🗄️
Bayangkan seperti ini

My Drive itu seperti laci meja pribadi di rumah — isinya milik Anda sepenuhnya. Shared Drive itu seperti lemari arsip kantor yang dipakai bersama tim — kalau Anda pindah tugas atau resign, laci pribadi ikut Anda, tapi lemari arsip kantor tetap di tempatnya untuk dipakai rekan lain.

Bagian-bagian utama

📁

My Drive

Tempat penyimpanan pribadi Anda. Cocok untuk draf kerja, dokumen yang belum siap dibagikan, atau arsip pribadi.

👥

Shared Drives

Ruang penyimpanan milik tim/prodi/unit kerja, bisa diakses semua anggota tim. Cocok untuk dokumen resmi yang perlu diakses bersama, seperti kurikulum atau arsip rapat.

🕓

Recent

Daftar file yang baru-baru ini Anda buka — jalan pintas paling cepat untuk kembali ke file yang sedang dikerjakan.

Starred

File yang Anda tandai bintang supaya mudah ditemukan lagi — cocok untuk dokumen yang sering dibuka.

🗑️

Trash

Tempat file yang sudah dihapus — masih bisa dipulihkan selama belum dikosongkan permanen. Dibahas lengkap di halaman 2.4.

💡

TipsKalau ragu file sebaiknya disimpan di mana: tanya "apakah ini perlu diakses rekan lain kalau saya tidak masuk kerja?" Kalau ya → Shared Drive. Kalau tidak → My Drive.

Lanjut ke topik terkait

Panduan Google Workspace Internal PTMA — Modul 1: Mengenal Google Workspace